Total Tayangan Halaman

Kisah remaja

Kumpulan kisah-kisah, pengalaman, dan perjalanan hidup remaja Indonesia

Kamis, 23 Februari 2012

Sebelum Meninggal Dia Mengatakan, “Aku Mencium Bau Surga!”

Dalam sebuah hadits yang terdapat dalam ash-Shahihain dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Ada tujuh golongan orang yang akan mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya…di antaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah.”
Dalam sebuah hadits shahih dari Anas bin an-Nadhr RA, ketika perang Uhud ia berkata, “Wah…angin surga, sungguh aku telah mecium bau surga yang berasal dari balik gunung Uhud.”
Seorang Doktor bercerita kepadaku, “Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal -semoga Allah merahmatinya-. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?
Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya -semoga Allah membalas kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh. Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel? Atau apa?
Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka, ‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal… tenanglah… sesungguhnya aku mencium bau surga.!’ Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan pada dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, jangan kalian menyusahkan diri sendiri… karena sekarang aku mencium bau surga.’
Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. ‘ Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta SWT.
Allahu Akbar… apa yang harus kukatakan dan apa yang harus aku komentari… semua kalimat tidak mampu terucap… dan pena telah kering di tangan… aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah SWT,
‘Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.’ (Ibrahim: 27).
Tidak ada yang perlu dikomentari lagi.”
Ia melanjutkan kisahnya,
“Mereka membawanya untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya’ di tempat memandikan mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Maghrib pada hari yang sama.
I. Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat.” Ini merupakan tanda-tanda Husnul Khatimah.
II. Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Padahal tubuh orang yang sudah meninggal itu dingin, kering dan kaku.
III. Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiaannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.
Subhanallah… sungguh indah kematian seperti ini. Kita bermohon semoga Allah menganugrahkan kita Husnul Khatimah.
Saudara-saudara tercinta… kisah belum selesai…
Saudara Dhiya’ bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabannya?
Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya? Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang ter-larang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau sedang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan Husnul Khatimah yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-idamkannya; meninggal dengan mencium bau surga.
Ayahnya berkata,
‘Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjamaah. Ia gemar menghafal al-Qur’an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU’.”
Aku katakan, “Maha benar Allah yang berfirman,
‘Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Rabb kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang.’ (Fushshilat: 30-32).”
(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN KARYA MUHAMMAD BIN SHALIH AL-QAHTHANI, PENERBIT DARUL HAQ, TELP.021-4701616 sebagai yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir)
sumber; www.alsofwah.or.id

Aroma Kasturi Keluar Dari Hidung Jenazah Seorang Remaja Wanita Saat Dimandikan

Ummu Ahmad ad-Du’aijy berkata ketika ia ditemui Majalah Yamamah tentang kematian seorang gadis berusia 20 tahun pada kecelakaan kendaraan. Beberapa saat sebelum meninggal, ia pernah ditanya oleh familinya “Bagaimana keadaanmu wahai fulanah.?” Ia menjawab, “Baik, alhamdulillah.” Tetapi beberapa saat setelah itu ia meninggal dunia. Semoga Allah merahmatinya.
Mereka membawanya ke tempat memandikan mayat. Ketika kami meletakkan mayatnya di atas kayu pemandian untuk dimandikan, kami melihat wajahnya ceria dan tersimpul senyuman seakan-akan ia sedang tidur. Di tubuhnya tidak ada cacat, patah dan luka. Dan anehnya (sebagaimana yang dikatakan ummu Ahmad) ketika mereka hendak mengangkatnya untuk menyelesaikan mandinya, keluar benda berwarna putih yang memenuhi ruangan tersebut menjadi harum kasturi. Subhanallah! Benar ini adalah bau kasturi. Kami bertakbir dan berdzikir kepada Allah sehingga anakku yang merupakan sahabat si mayit menangis melihatnya.
Kemudian aku bertanya kepada bibi si mayit tentang keponakannya, bagaimana keadaannya semasa hidup? Ia menjawab, “Sejak mendekati usia baligh, ia tidak pernah meninggalkan sebuah kewajiban, tidak pernah melihat film, sinetron dan musik. Sejak usia tiga belas tahun, ia sudah mulai puasa senin-kamis dan ia pernah berniat secara sosial membantu memandikan mayat. Tetapi ia terlebih dahulu dimandikan sebelum ia memandikan orang lain. Para guru dan teman-temannya mengenang ketakwaannya, akhlaknya dan pergaulannya yang banyak berpengaruh terhadap teman-temannya baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal.”
Aku katakan, “Benarlah perkataan syair,
Detak jantung seseorang berkata kepadanya,
bahwa kehidupan hanya beberapa menit dan detik saja.
Camkanlah itu dalam dirimu sebelum engkau mati,
Seorang insan mengingat umurnya yang hanya sedetik.”
Dan perkataan yang lebih baik dari itu adalah firman Allah SWT,
“Dan Allah telah menjadikanku selalu berbakti di manapun aku berada.” (Maryam: 31).
Lalu ummu Ahmad melanjutkan ceritanya, Ada lagi jenazah seorang gadis yang berumur 17 tahun. Para wanita memandikannya dan kami melihat jasadnya berwarna putih lalu beberapa saat kemudian berubah menjadi hitam seperti kegelapan malam. Hanya Allah-lah yang mengetahui tentang keadaannya. Kami tidak sanggup bertanya kepada keluarganya, agar kami dapat menyembunyikan aib jenazah. Hanya Allah-lah yang Maha Tahu.
Kita bermohon kepada Allah keselamatan dan kesehatan.
Wahai saudariku apakah dua kisah ini dapat engkau jadikan sebagai pelajaran? Apakah engkau akan mengikuti jejak orang shalih ataukah engkau menjadikan wanita-wanita fasik dan durhaka sebagai tauladan? Kematian bagaimanakah yang engkau pilih?
Kisah ini dicantumkan dalam Majalah al-Yamamah edisi 1557 tanggal 14 Shafar 1320 H.
(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN karya Muhammad bin Shalih al-Qahthani)
sumber; www.alsofwah.or.id
====================================================================
Diriwayatkan bahwa Abu Ghayyâts, seorang ahli zuhud selalu tinggal di sekitar pekuburan Bukhara, lalu suatu ketika datang ke kota untuk mengunjungi saudaranya. Kebetulan bersamaan dengan itu, putera-putera Amir Nashr bin Muhammad (penguasa setempat) barusan keluar dari kediamannya bersama para biduan dan alat-alat bermain mereka. Tatkala melihat mereka, sertamerta Abu Ghayyâts berkata,
“Wahai diriku, telah terjadi sesuatu yang bila engkau diam, berarti engkau ikut andil di dalamnya.”
Lalu dia mengangkat kepalanya ke langit sembari memohon pertolongan Allah. Kemudian mengambil tongkat lalu menggebuki mereka secara serentak sehingga mereka pun lari kocar-kacir menuju kediaman sang penguasa (Amir). Setibanya di sana, mereka menceritakan kejadian tersebut kepada sang penguasa.
Maka, sang penguasa pun memanggil Abu Ghayyâts seraya berkata,
“Tidak tahukah kamu bahwa siapa saja yang membangkang terhadap penguasa, dia akan diberi makan siang di penjara.?”
“Tidak tahukah kamu bahwa siapa saja yang membangkang terhadap ar-Rahmân (Allah), dia akan makan malam di dalam neraka,?” balas Abu Ghayyâts
“Kalau begitu, siapa yang memberimu wewenang melakukan Hisbah (Amr Ma’ruf Nahi Munkar) ini,?” tanya Amir
“Dia adalah Yang telah mengangkatmu ke tampuk kekuasaan ini,” jawab Abu Ghayyâts
“Yang mengangkatku adalah sang Khalifah,” kata Amir
“Kalau begitu, Yang mengangkatku melakukan Hisbah adalah Tuhannya sang khalifah,” jawab Abu Ghayyâts
“Aku hanya mengangkatmu melakukan Hisbah di daerah Samarkand saja,” kata Amir
“Aku sudah mencopot diriku dari bertugas di sana,” jawab Abu Ghayyâts
“Aneh kamu ini, engkau melakukan Hisbah di tempat yang tidak diperintahkan kepadamu dan menolak melakukannya di tempat kamu diperintahkan,?” kata Amir lagi
“Sesungguhnya jika engkau yang mengangkatku, maka suatu ketika kamu akan mencopotku akan tetapi bila Yang mengangkatku adalah Rabbku, maka tidak akan ada seorangpun yang dapat mencopotku,” tegas Abu Ghayyâts pula
“Baiklah, sekarang mintalah apa keperluanmu,!” tanya Amir akhirnya
“Yang aku perlukan adalah kembali lagi ke masa muda,” kata Abu Ghayyâts
“Wah, itu bukan wewenangku, mintalah yang lain,!” kata Amir
“Kalau begitu, tulislah kepada Malaikat Malik, penjaga neraka, agar tidak menyiksaku kelak,” kata Abu Ghayyâts
“Wah, itu bukan wewenangku juga, mintalah yang lainnya,!” kata Amr
“Kalau begitu, tulislah kepada malaikat Ridlwân, penjaga surga, agar memasukkanku kelak ke dalam surga,!” jawab Abu Ghayyâts
“Wah, itu juga bukan wewenangku,” kata Amir lagi
“Kalau begitu, keperluanku hanya kepada Allah Yang merupakan Pemilik semua keperluan dan kebutuhan, Yang tidaklah aku meminta kepada-Nya suatu keperluan melainkan pasti Dia akan mengabulkannya,”jawab Abu Ghayyâts
Atas jawaban tegas dan brilian itu, akhirnya Abu Ghayyâts dibebaskan oleh sang Amir bahkan dia malah salut dengan keimanan dan keberaniannya.
(SUMBER: Buku Mi`ah Qishshah Wa Qishshah Fî Anîs ash-Shâlihîn Wa Samîr al-Muttaqîn disusun oleh Muhammad Amîn al-Jundy, Juz II, h.29-33)
sumber; www.alsofwah.or.id

Sabtu, 18 Februari 2012

Teruslah Berkarya

Jangan berhenti. Bukan karena berhenti akan menghambat laju kemajuan anda. Namun sesungguhnya alam mengajarkan bahwa anda tak akan pernah bisa berhenti. Meski anda berdiam diri di situ, bumi tetap mengajak anda mengelilingi matahari. Maka, bergeraklah, bekerjalah, berkaryalah. Bekerja bukan sekedar untuk meraih sesuatu. Bekerja memberi kebahagiaan diri. Itulah yang diharapkan oleh alam dari anda.
Air yang tak bergerak lebih cepat busuk. Kunci yang tak pernah dibuka lebih mudah serat. Mesin yang tak dinyalakan lebih gampang berkarat. Hanya perkakas yang tak digunakanlah yang disimpan dalam laci berdebu. Alam telah mengajarkan ini; Jangan berhenti berkarya, atau anda segera menjadi tua dan tak berguna.
 sumber : iphincow.wordpress.com/

Kamis, 16 Februari 2012

kisah cinta yang sangat suram

Cerita kali ini tentang pasangan yang putus gara gara jarak memisahkan hubungan ane sama si alya

ada pasangan LDR yang jaraknya cukup jauh .
namanya
alya = Purworejo
ane rifqi = Purwokerto

ane sayang banget sama si alya sampe - sampe ane mutusin si alya demi kebahagiaanya .
tapi ane itu seneng kalo alya bahagia, walaupun bukan sama ane itu melainkan sama cowo lain karena ane sama alya menjalin hubungan LDR (pacaran jarak jauh)
ane takut kalo si alya itu tersiksa kalo ane sama alya tuh berhubungan LDR yang bisa berhubungan cuma di sms,telfon,facebook,twitter pake alat komunikasi doang.
jadi dengan penuh rasa pahit dan rasa sakit ane tu memutusin alya.
gak tahu kalo niat ane itu demi kebahagiaanya.
tapi si alya menilai ane itu jahat lah kejam lah dll
dan alya itu berhubungan dengan cowo lain dan alya bahagia dengan cowo itu sendiri. (coba bayangin orang yang kite sayang bisa bahagia sama orang lain rasanya iri,sedih gitu)
dan suatu saat ane liat langsung si alya yang lagi liburan di kota ane Purwokerto
hati ane rasanya bahagia dan rasa cinta yang dulu berusaha ane lupakan itu mulai muncul lagi.
tapi apa daya ane juga sudah punya pasangan lagi dan si alya juga sudah punya yang baru.
dan ane gak ingin menghianati cinta ane kepada pasangan yang sekarang
dan saat itu si alya sudah pulang ke kota asalnya
ane merasa sangat bersedih dan suram.
dan ane merenungi kepergian si alya dengan lagu supernova yang berjudul ''sayang''
dan saat mendengarkan lagu itu ane meneteskan air mata
dan terbayang wajah si alya itu
ane hanya bisa pasrah dan mencoba menjalani apa adanya
dan berusah untuk melupakan si cewe walaupun rasanya sangat sakit dan pahit

jadi kesimpulanya ane pengen buat si alya bahagia walaupun gak sama ane .
jadi ane lakuin demi kebaikan alya ama ane

bagemane sakitnye orang yang kite sayangin menganggap kite jahat,kejam
walaupun kita jelasin kalo niat kite baik
LordChoi is offline  

Cara Berterima Kasih Kepada Ibu

seorang ibu menggendong anaknya.
Apakah Anda mengasihi Ibu Anda? Apakah Anda masih ingat betapa besar kasih sayangnya Ibu Anda? Dalam kehidupan ini, kasih sayang seorang ibu takkan pernah bisa lepas dari hari-hari kita. 

Semenjak kita bayi, anak kecil, hingga menjadi seorang yang cukup dewasa, ibu selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Dan tentunya ibu melakukan itu semua dengan penuh keikhlasan.Tetapi sangat disayangkan, kadang kita membalas kebaikan ibu dengan rasa terima kasih yang salah. Nah berikut ingin saya bagikan kepada anda, 23 Terima Kasih dari Anak kepada Ibunya :

  1. Ketika berusia setahun, ibu suapkan makanan dan mandikan kita. Cara kita ucapkan terima kasih kepadanya hanyalah dangan menangis sepanjang malam.
  2. Apabila berusia 2 tahun, ibu mengajar kita bermain. Kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan lari sambil tertawa apabila dipanggil.
  3. Menjelang usia 3 tahun, ibu menyediakan makanan dengan penuh rasa kasih sayang. Kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan menumpahkan makanan itu kelantai.
  4. Ketika berusia 4 tahun, ibu membelikan sekotak pensil warna untuk kita. Kita berterima kasih dengan cara mencoret-coret dinding.
  5. Berusia 5 tahun, ibu membelikan sepasang pakaian baru. Kita ucapkan dengan berputar-putar dalam tempat-tempat yang kotor.
  6. Setelah berusia 6 tahun, ibu menggandeng tangan kita ke sekolah. Kita ucapkan terima kasih dengan menjerit; Tidak mau! Tidak mau!.
  7. Saat berusia 7 tahun, ibu membelikan kita sebuah bola. Kita ucapkan terima kasih dengan memecahkan kaca teteangga.
  8. Menjelang usia 8 tahun, ibu belikan kita es krim. Kita ucapkan terima kasih dengan menumpahkan es krim tersebut ke pakaian ibu.
  9. Ketika berusia 9 tahun, ibu mngengantarkan kita ke sekolah. Kita ucapkan terima kasih dengan berlari meninggalkannya dan menuju ruang kelas.
  10. Berusia 10 tahun, ibu menghabiskan waktu seharian menemani kita ketempat yang kita mau. Kita berterima kasih kepadanya dengan tidak bertegur sapa padanya.
  11. Ketika berusia 12 tahun, ibu menyuruh mengerjakan PR. Kita ucapkan terima kasih dengan pergi menonton TV.
  12. Menjelang usia 13 tahun, ibu memberikan pakaian yang menutup aurat. Kita ucapkan terima kasih dengan mengatakan; “ Pakaian itu sudah ketinggalan zaman”.
  13. Ketika berusia 14 tahun, ibu mengantarkan kita memasuki sekolah lanjutan. Kita berterima kasih kepadanya dengan mengatakan; “ Tidak usah diantar,saya bisa sendiri”.
  14. Memasuki 18 tahun, ibu menangis gembira ketika kita telah lulus dari sekolah menengah. Kita berterima kasih kepadanya dengan berpesta bersama teman dan meninggalkan ibu sendiri dirumah.
  15. Ketika berusia 20 tahun, ibu bertanya kepada kita apaka ada teman istimewa?. Kita berterima kasih dengan berkata; “ Itu bukan urusan ibu”.
  16. Setelah berusia 21 tahun, ibu memberika pandangan mengenai dunia kerja, kita malah berterima kasih dengan berkata ; “ Saya tidak mau bekerja seperti ibu “.
  17. Saat berusia 22-23 tahun, ibu membelikan perabot baru untuk rumah kita, kita mengatakan, pilihan ibu tidak bagus, saya tidak suka.
  18. Menjelang usia 24 tahun, ibu bertemu bakal menantu dan bertanya mengenai rancangan masa depan. Kita menjerit dan merungut, “ ibu,tolonglah..!”.
  19. Ketika berusia 25 tahun, ibu bersusah payah menanggung biaya perkawinan kita, kita berterima kasih dengan meninggalkannya pergi bersama isteri kita.
  20. Pada usia 30 tahun, ibu menelpon dan memberi nasehat dan petuah mengenai bayi kita, dan kita berterima kasih kepadanya dengan berkata: “ Itu dulu, sekarang zaman modern.”
  21. Ketika berusia 40 tahun, ibu mengingatkan ada acara keluarga dikampung. Kita berterima kasih dengan berkata: “ Saya sibuk, tak ada waktu untuk datang...”.
  22. Ketika berusia 50 tahun ibu jatuh sakit dan minta kita menjaganya, dan kitapun berterima kasih dengan mengatakan bahwa ibu dan bapak hanya menjadi beban bagi saya...
  23. Dan kemudia kita mendapat berita tentang kematian ibu. Kabar itu bagai petir di siang bolong. Dalam lelehan air mata, barulah kita sadar arti seorang ibu bagi kita.

Itulah tadi 23 ungkapan terima kasih yang kita berikan ketika ibu membesarkan kita. Kiranya setelah menyadari ini semua, kita dapat memberikan terima kasih yang sebenarnya kepada ibu. Karena tanpa ibu pula, kita takkan bisa seperti sekarang ini.

Sudahkah anda berterima kasih kepada ibu anda?Ungkapkan rasa kasih sayang kepada ibu anda....

Ibu... maafkan aku...

ibu..maafkan anakmu..
Sunday, September 26, 2010 9:39 PM

 Ibunda…adalah Anugrah terindah milik kita..dari Rahimnyalah Lahir  Pejuang2 Islam,mujtahid2 Islam..Ibu kita Mungkin tidak seperti Ibunda  dari Abdullah Bin Zubair, Bukan Ibunda Dari Imam Syafi’I dll…..Mungkin  kita terlahir dari seorang Ibu yang Biasa..tapi bagaimanapun beliau  Tetaplah Anugrah yang sangat Indah Milik kita..Dengan segala  ketulusannya kita bisa menjadi seperti saat ini..Sungguh jasanya tak  mungkin terbalaskan oleh kita..



Ibunda..beliau tak pernah  meminta balas jasa dari kita..Sungguh jasanya tak mungin bisa kita  sebutkan satu persatu…Ibunda…pernahkah kita menangis saat kita  mengingat beliau..Menagiskah kita saat bibir melantunkan Doa  untuknya…Ingatkah kita kepada beliau saat mata terbuka dari lelap  tidur..Ingatkah kita kepada beliau saat kesuksesan menyapa kita..Apakah  kita memeluk dan mencium tangan beliau saat kesuksesan itu datang..Ingatkah  kita tangan yang kasar karena kerja keras beliau untuk membesarkan  kita..Seringkah kita mencium tangan yang kasar itu..Apakah mata  ini sering di basahi oleh air mata,Karena mengenang kesabaran beliau  saat mengandung kita..Apakah air mata kita pernah menetes saat kita  mengenang perjuangan beliauDi saat melahirkan kita..Perjuangan  hidup dan mati demi rasa cintanya kepada kita..Demi menginginkan  buah hatinya agar dapat melihat keinindahan dunia..Apakah kita ingat  beliau di dalam keseharian kita..



Ibu..maafkan anakmu yang  jarang mengingatmu..Terkadang anakmu begitu egois yg hanya mengingat  saat engkau memarahi saja..Bahkan anakmu tak pernah mengucapkan  terimakasih..Terima kasih kepada engkau karena telah  melahirkan,mengasuh kami dsb..Ibu..maafkan anakmu yang belum bisa  memberi kebahagian..Ibu..maafkan anakmu..maafkan..Sungguh jangan  pernah hilangkan ingatan kita untuk ibu..



Ya Rabb..sayangi ibu  hamba dengan segala kebaikan menurutMU..Sayangi beliau sebagaiman  sayang beliau terhadap hamba..YA Rabb…dari sisa umur yang hamba  miliki..Izinkan hamba membahagiakan Beliau..Rabb..Limpahkan  kasih sayangMU kepada beliau..Amiin Allahumma amin.



Bidadari Yang Terluka

Satu kruk yang selalu setia ditangannya selalu terbayang setiap kali mengenang beliau.

Juga dua sepatunya yang berukuran tak sama.

Seperti ungkapnya, "Memang kaki ini istimewa." dan beliau tersenyum, meskipun saya khawatir dengan guratan kesedihan dihatinya.

Saya juga selalu terbayang dengan langkahnya yang goyang dan pelan -tapi mantap- menapak ke tanah.

Juga keringatnya yang selalu mengalir dalam keletihan.



Saya senantiasa mengenangnya karena beliau tidak pernah letih menjalani roda dakwah.

cacat kaki tak pernah menghalanginya menebarkan kebaikan.

Dengan keterbatasan fisiknya beliau mampu melakukan banyak hal - yang saya yakini - dikarenakan semangatnya yang luar biasa untuk berbuat.



Beliaulah jelmaan seorang wanita mulia yang hidup pada masa jihad dulu, saat Manshur bin Ammar memerintahkan kaum muslimin bejihad di jalan Allah.

Kemiskinan tidak menghalanginya untuk menyambut seruan itu.

Maka,, dibungkusnya dua kendali kuda miliknya dan digoreskannya selembar surat.

"Ibnu Ammar, anda memerintahkan kaum muslimin berjihad di jalan Allah. Demi Allah, aku tidak memiliki harta kecuali pengekang kuda ini yang saya berikan kepada anda. Demi Allah, jadikanlah keduanya ikatan kuda prajurit yang turut berperang di jalan Allah. Semoga dengan ini Allah mengasihi saya."



Gambaran wajah perempuan itu saya banyangkan sebagai wajah beliau.

mereka sama-sama mempunyai keterbatasan.

Perempuan itu tak punya harta, sedang beliau tak punya kesempurnaan fisik.

Semua itu tidak menghalanginya mempersembahkan diri untuk jihad.

Subhanallah ...



Sebagaimana ungkapan istri mujahidin di Afganistanpada Zainab Al-Ghazali, "iBunda, apalagi yang harus kami berikan untuk jihad ini ? tangan kami telah mengeras dan kasar, perut kami terbiasa kosong menahan lapar, dan hati ini kebal mendengar kabar duka. Apalagi yang dapat kami persembahkan untuk jihad ini, ibunda ?"

Lalu, kenapa saya juga tak bisa banyak berbuat denga harta dan kesempurnaan fisik serta waktu luang yang saya miliki ?



Pun bagaimana ia menerima cobaan yang sangat berat itu, semua butuh keberanian dan jiwa besar.

Bahkan airmata itu, selalu terkenang dalam hati -insyaalah untuk selamanya - kala beliau menceritakan kepedihan hatinya, di sela-sela kebahagian dua pengantin yang bersanding saat itu.

Kerut wajahnya saya cermati dengan baik, juga rintihan hatinya.

Beliau berduka.



"Dik, saya orang yang luar biasa, maka seorang yang bisa menggandeng saya pun harus orang yang luar biasa."

Dan beliau tersenyum di sela derai airmatanya.



Dan saya masih menyimpan pertanyaan yang tak tahu kapan akan terjawab.

Adakah orang yang luar biasa itu ?

Bukan hanya luar biasa karena kruknya, tetapi luar biasa karena keikhlasan yang membumbung ke langit, yang akan disambut para malaikat.



by : Koesmarwanti "Catatan Seorang Ukhti"

::::CINTA DALAM HENING::::
Sunday, September 26, 2010 10:29 PM

Duhai gadis, maukah ku  beritahukan  padamu bagaimana mencintai dengan indah?

Inginkah ku  bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu.

Maka dengarlah..

Gadis,  Saat ku jatuh cinta..

Tak akan ku berucap..

Tak akan ku  berkata..

Namun ku hanya akan diam..

Saat ku mencintai,  takkan pernah ku menyatakan.

Tak akan ku menggoreskan..

Yang  ku lakukan hanyalah diam..



Aku tahu, cinta adalah  fitrah..sebuah anugrah tak terperih..

Karena cinta adalah  kehidupan. Karena rasa itu adalah cahaya. Aku tahu, hidup tanpa cinta,  bagaikan hidup dalam gelap gulita.. Namun.. Saat rasa itu menyapa, maka  hadapi dgn anggun. Karena rasa itu ibarat belenggu pelangi, dengan  begitu banyak warna. Cinta terkadang mbuatmu bahagia, namun tak jarang  mbuatmu menderita. Cinta ada kalanya manis bagaikan gula, Namun juga  mampu memberi pahit yang sangat getir. Cinta adalah perangkap rasa..  Sekali kau salah berlaku, maka kau akan terkungkung dalam waktu yang   lama dalam lingkaran derita.



Maka gadis, Agar kau dapat  keluar dari belenggu itu. Dan mampu melaluinya dgn anggun.. Maka  mencintailah dalam hening. Dalam diam.. Tak perlu kau lari, tak perlu  kau hindari. Namun juga, jangan kau sikapi dgn berlebihan. Jangan kau  umbar rasamu. Jangan kau tumpahkan segala sukamu..



Cobalah  merenung sejenak dan fikirkan dgn tenang.. Kita percaya takdir bukan?  Kita tahu dengan sangat jelas... Dia, Allah telah mengatur segalanya  dengan begitu rapinya? Jadi, apa yang kau risaukan? Biarkan Allah yg  mengaturnya, Dan yakinlah di tangan-Nya semua akan baik-baik saja..



Cobalah  renungkan... Dia yang kau cinta, belum tentu atau mungkin tak akan  pernah menjadi  milikmu.. Dia yang kau puja, yang kau ingat saat siang  dan yang kau tangisi ketika  malam, Akankah dia yang telah Allah  takdirkan denganmu?



Gadis, kita tak tahu dan tak akan  pernah tahu.. Hingga saatnya tiba.. Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah  kau malu jika smua rasa telah kau  umbar... Namun ternyata kelak bukan  kau yg dia pilih untuk mendampingi hidupnya? Gadis, Karena cinta kita  begitu agung untuk di umbar.. Begitu mulia untuk di tampakkan.. Begitu  sakral untuk di tumpahkan..



Dan sadarilah gadis, fitrah  kita wanita adalah pemalu, Dan kau indah karena sifat malumu.. Lalu,  masihkah kau tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikan?  Masihkah kau tampak bestari jika malu itu telah kau singkap.. Duhai  gadis, jadikan malu sebagai selendangmu.. Maka tawan hatimu sendiri  dalam sangkar keimanan.. Dalam jeruji kesetiaan.. Yah.. Kesetiaan  padanya yg telah Allah tuliskan namamu dan namanya di  Lauhul Mahfuzh..  Jauh sebelum bumi dan langit dicipta..



 Maka cintailah dlm  hening. Agar jika memang bukan dia yg ditakdirkan untukmu, Maka  cukuplah Allah dan kau yg tahu segala rasamu.. Agar kesucianmu tetap  terjaga.. Agar keanggunanmu tetap terbias..



Maka, ku  beritahukan padamu, Pegang kendali hatimu..Jangan kau lepaskan. Acuhkan  semua godaan yg menghampirimu.. Cinta bukan untuk kau hancurkan, bukan  untuk kau musnahkan.. Namun cinta hanya butuh kau kendalikan, hanya  cukup kau arahkan..



Gadis... yg kau butuhkan hanya waktu,  sabar dan percaya..

Maka, peganglah kendali hatimu, Lalu..Arahkan  pd Nya.. Dan cintailah dalam diam.. Dalam hening.. Itu jauh lebih  indah..



Jauh lebih suci

KISAH ARLOJI YANG HILANG

Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.
Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut. Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.
“Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini ?”, tanya si tukang kayu.
“Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada”, jawab anak itu.
Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam ‘kesibukan dan kegaduhan’. Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan. “Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin.” (Pengkhotbah 4:6). ”

Realita pacaran di indonesia

Ngomongin soal pacaran.. remaja indonesia itu paling jago merayu dan dirayu. Beda dengan cara pacaran remaja2 di Barat sana. Kalau di barat  semuanya itu dinyatakan dengan jujur, sampai tidak suka pun mereka jujur. Tapi, kalau di indonesia, Bohong dulu baru deh jujur. Banyak cerita2 pacaran remaja yang mungkin ada disekitar kita.

-PENDEKATAN
Sebelum pacaran para pasangan remaja pasti harus melewati dengan namanya PDKT atau PENDEKATAN. Banyak pasangan remaja yang jadian itu tidak melewati PDKT, melainkan lewat teman, yang artinya di comblangin oleh teman. Biasanya pasangan yang dicomblangin hubungan mereka itu tidak bertahan lama. Kenapa begitu, karena, tidak melewati proses Pendekatan.
Cara PDKT remaja2 indonesia itu berbeda2 loh!.. ada dngn cara setiap ketemuan slalu ngegombal, ada yang berpuara2 menjadi org kaya, ada yang berpura2 menjadi org yang susah, trus, ada juga yang mengaku2 anak band.. dan banyk lagi..
 semua itu mereka lakukan semata2 hanya untuk menarik simpati cow/cew yang mereka sukai, dngan begitu mereka akan mendapatkan cintanya.. walaupun awalnya harus berbohong.

-AWAL PACARAN
Ketika sudah pacaran, remaja indonesia itu seakan lupa dengan dunianya,, contohya anak SMU, mereka lupa dengan Sekolah,Teman dan Mendahulukan pacar dari pada segalanya, bahkan Sahabatpun yang dulunya pulang sama-sama hrs dibiarkan pulang sendiri. Biasanya ketika masih awal2 pacaran, pertengkaran itu sangat jarang terjadi, kalaupun ada, marahannya tidak akan lama.
Kalau cow, biasanya itu ingin jalan bareng terus, ikuti kemauan ceweknya, selalu mengalah. tapi, itu awal2nya sih...
kalau cew, tergantung.. apakah dia matrealistis atau dia benar2 sayang ama cowok itu.
kalau MATRE, pastinya cewe itu awal2nya minta yang kecil(barang murah2), dan selalu ingin sama2 dengan cowoknya.
kalau yang Tulus, Cowoknya mau belikan barang, dia hanya bisa bilang "Ga usah yank", dan jika diajak pergi makan, dy tidak memilih-milih,, yang penting bisa bersama2 dengan cowoknya..
awal pacaran itu sangat indah coy,, senang,canda dan sedih dilalui bersama..

-PERTENGAHAN PACARAN
Dipertengahan jalan atau setengah tahun pacaran, pastinya tak seperti disaat awal2 pacaran..
ujian pertama untuk Remaja2 yang lagi kasmaran yaitu Pertengkaran, hanya masalah sepele mereka harus ribut Berat.. Contohnya nih, Lagi nelpon, tiba2 telpnnya mati,, ditelpon balik ga bisa.. disms ga bales2.. si cew atau cow pastinya berpikir negatif, berpikir si Do'i selingkuh.Satu minggu ga mau tegur2an,, sama2 gengsian.. hmhm bgitulah Remaja2 indonesia kalau lagi marah dengan pasangannya,Mengutamakan Gengsi..

Biasanya para pasangan itu mudah banget bilang "Lebih baik kita putus dan berteman ajah",, menurut gw itu terlalu cepat mengambil keputusan,, mereka tak memikirkan HAti yang paling dalam yang sebenarnya masih sayang. Dan terbukti koq,, Bnyak pasangan remaja itu CLBK(cinta lama Berputar kembali). Dan janji setiapun terucap, janji takkan meninggalkanpun terucap.. Biasanya nih pasangan yang mengutarakan JANJI, cobaannya lebih berat coy. jika mereka tak kuat menahan cobaan itu,, ujungn2nya hubungan mereka akan tenggelam di bawa ombak.. haha

-POSITIF DAN NEGATIF PACARAN
Dalam pacaran itu pastinya ada negatif dan positifnya donk..
Remaja indonesia kalau pacaran itu lebih banyak Negatifnya, itu pandangan orang tua.
Bagi remaja itu sendiri, mereka menganggap pacaran mereka selama ini positif2 ajah.
Negatifnya yaitu Dimana pasangan harus Pulang tengah malam, pacaran di gelap2 dan ciuman,, itu adalah Pandangan negatif para orang tua.
Negatif pandangan AGAMA dan NEgara indonesia yaitu, Ciuman, pelukan, berhubungan badan diluar nikah dan Kumpul KEBO. remaja sekarang itu banyak yang melakukan seperti itu,
kemudian, jikalau sudah berhubungan badan, yang rugi pastinya si Cewe, masa depan hilang, malu jikalau diketahui orang2 terdekat. yah, syukur2 kalau cowoknya setia ama si cewe, tapi, kalau tidak gimna??!! pastinya si cewe terpukul,sedih 1x24 jam, dan ujung2nya Bunuh Diri..

tapi, ada juga loh cewe yang tegar, walaupun dia sudah dikhianati, dy tak menunjukan kesedihannya, dan berkata "suatu saat cowo itu akan merasakan apa yag dy rasa,,dan pastinya ada cowo yang akan menerimanya dnngn kekurangannya.
POSITIF pandangan Semua masyarakat indonesia termasuk ORang tua yaitu Pacaran di rumah cewe, tanpa ciuman, pelukan.. saling menyemangati satu sama lain dan saling berbagi kisah sedih dan senang,saling bercanda, dan tentunya si cowo itu harus punya pengertian yang superr..  itulah positifnya,, tapi, jarang gw temuin yang begitu. haha

-MANIS PAHIT PACARAN
Manis dan pahit pacaran itu pasti ada di kisah remaja indonesia. Manisnya pacaran itu yang sngatlah indah,, yang takkan bisa dilupakan oleh para pasangan itu sendiri. Seperti disaat bersama2 dengan pacar, tertawa bersama2, saling bercanda, berpelukan di saat matahari terbenam, dan kenangan2 yang sulit untuk dilupakan.
Dan pahitnya itu, dimana salah satu pasangan harus menerima kekasihnya itu selingkuh, ada yang selingkuh dengan sahabatnya sendiri,selingkuh dengan saudaranya, bahkan ada yang selingkuh dengan sesama jenis(homo&lasbie). sangat menyakitnkan, apalagi sudah melewati kenangan yang sangat banyak, tapi, harus dikhianati.
namun semua itu pasti ada jalan keluarnya, dan ada hikmah dibalik semua itu.. yang dibutuhkan oleh para pasangan di indonesia adalah Mengikhlaskan pasangan yang pergi dengan sengaja maupun tidak sengaja,, karena orang yang mengikhlaskan akan mendapatkan kebahagiaan melebihi kebahagiaan yang dia dapat dahulu. mungkin sulit untuk melupakan namun itulah realita percintaan.

-AKHIR PACARAN
Akhir pacaran kalau bukan bahagia yah pasti ga bahagia.
bahagianya jikalau sepasang kekasih akan mengakhiri masa2 pacarannya di pelaminan, atau pergi berlibur sebelum menikah.
tak bahagianya yaitu cewe/cowo yang harus ditinggal pergi untuk selamanya(meninggal) oleh pasangannya.. atau orang tua tak menyetujui hubungan keduanya.. bahkan ada juga yang sudah dekat dengan pernikahan harus ditinggalkan karna ada pihak ke tiga. hmhm kasian amat..!! hehe
Buat pasangan yang  bahagia di akhir ceritanya, pertahankan cara berhubungan kalian, selalu tatap mata atau wajah pasanganmu, buatlah hubunganmu sepeerti di awal kalian bertemu, dan pengertian selalu percaya satu sama lain.
buat yang tak bahagia,, brarti pasangan yang sudah lama pacaran dnganmu itu bukanlah jodohmu, atau dia tak pantas denganmu, bararti TUHAN ingin memberikan yang lebih baik untukmu.


BEGITULAH REMAJA INDONESIA DALAM BERPACARAN...


Kisah Remaja Bangkit Dari Kubur


Jajaran Polsek Metro Tanjungpriok, Jakarta Utara, berhasil mengidentifikasi bahwa remaja yang dihebohkan bangkit dari kubur setelah meninggal dua tahun lalu, ternyata hanyalah anak hilang. Remaja bernama Romdoni alias Dondon (25) ini sepintas memang mirip dengan Salim alias Sofian, yang telah meninggal sejak 2 tahun silam lantaran terserang penyakit tifus. Sejak lahir, ia sudah mengalami keterbelakangan mental atau idiot.
Kanit Reskrim Polsek Tanjungpriok, Iptu Mulyana mengungkapkan, sesaat setelah mengamankan Salim, ia didatangi oleh dua orang yang mengaku kakak dan paman Dondon. Mereka adalah Sri Miasih (35) dan Matsani (61). Keduanya mengetahui kabar Dondon setelah menyaksikan berita di televisi soal orang mati hidup kembali.
"Namun sebelum dipertemukan dengan Romdoni atau Dondon yang sebelumnya diduga sebagai Salim, dua orang ini menyebutkan ciri-ciri Romdoni. Antara lain bekas luka bakar di paha kanan, bekas luka di bibir, dan bekas luka di sikut kiri. Setelah dicek ternyata ciri-ciri yang disebutkan itu benar," ungkap Mulyana, Jumat (29/1).
Bahkan saat kedua orang yang mengaku kakak dan paman ini dipertemukan dengan Romdoni, mereka saling mengenal. Makanya disimpulkan bahwa mereka adalah keluarga Romdoni. Sehingga pihak kepolisian mengijinkan mereka untuk membawa Romdoni ke rumahnya di Kampung Bambu Apus Pamulang Ciputat Tangerang, tadi malam.
Dengan begitu, maka pihak kepolisian tidak perlu lagi melakukan test DNA maupun menggali kubur milik Salim, demi memastikan kebenaran kabar yang sempat menghebohkan pada Kamis (28/1) kemarin.
Sekadar diketahui, Romdoni alias Dondon adalah anak bungsu dari pasangan Muhammad Saibi dan Sa`ani. Kedua orangtuanya itu sudah meninggal. Ia juga sudah dua tahun menghilang.
Penuturan pamannya, lanjut Mulyana, Dondon memiliki kegemaran suka melompat naik jika melihat mobil bak terbuka. Mungkin karena kebiasaan itu, Dondon terbawa oleh mobil bak terbuka dan hilang selama dua tahun.
Sebelumnya Dondon sempat dititipkan di panti sosial oleh keluarganya di Kalideres, Jakarta Barat selama 3 bulan. Namun karena tak ada perkembangan, maka Dondon dibawa pulang ke rumah tahun 2008. Tak lama setelah itu, remaja tersebut menghilang.
Sementara, Bunyamin (70) dan Kasinah (69) orangtua Salim yang sebelumnya menganggap Dondon adalah anaknya yang sudah meninggal dua tahun lalu hidup kembali, terlihat pasrah. Ternyata remaja itu bukanlah Salim, akan tetapi anak hilang putra dari pasangan Muhammad Saibi dan Sa`ani.
“Ya, sebenarnya antara percaya dan tidak karena wajahnya mirip sekali. Tak hanya itu, tingkahnya pun sama. Bahkan dia mengetahui seluruh yang ada di rumah, baik itu kamar mandi, tempat tidur, dan sebagainya,” jelas Bunyamin.
Warga Jalan Sungai Tirem, RT 10/08, No 118, Papanggo, Tanjungpriok, Jakarta Utara ini mengaku sempat gembira dengan kemunculan sosok yang mirip Salim tersebut. “Kami cukup senang dengan kehadirannya yang telah mengobati kerinduan mereka. Meskipun sudah tahu, Salim meninggal dunia karena sakit tifus,” katanya

One Response to Kisah Remaja Yang Terjebak Seks Bebas

Dunia remaja adalah dunia yang penuh coba-coba. Jika salah melangkah, boleh jadi malapetakalah yang justru akan menyapa. Kisah inilah yang juga dirasakan Amy Juergens (diperankan Shailene Woodley), anggota drum band di SMU Ulysses S Grant. Ia dikenal sebagai anak penurut, kutu buku, pintar, dan berbakat. Namun, tiba-tiba saja kehidupannya berubah 180 derajat ketika ia mendapati dirinya berbadan dua. Perkenalannya dengan si badung Ricky Underwood pada acara perkemahan liburan musim panas drum band sekolah telah mengubah hidupnya. Ia kepincut dan melakukan hubungan terlarang layaknya pasangan suami istri.
Amy mendapati kenyataan bahwa ia hamil, padahal keduanya berpacaran pun tidak.  Sontak saja, sejumlah masalah pun bermunculan, tak hanya bagi keduanya, tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Hamil di usia yang masih muda membuat Amy labil. Ia bahkan sempat berpikir untuk melakukan aborsi. Baginya, dunia tak lagi indah. Terlebih ketika ia kerap menjadi bahan gunjingan dan tekanan keluarga yang tak berpihak kepadanya. Orangtua Amy terancam perceraian lantaran ayahnya berselingkuh dengan wanita lain.
Lewat serial Secret Life, kami ingin untuk memotivasi penonton untuk mengambil hikmah, mencintai, dan menghidupkan kehidupannya walau mengalami hal yang mirip dengan situasi Amy,”  ujar Johnston. ceritanya dibuat dan diproduseri oleh Brenda Hampton (7th Heaven). Kisah Secret Life memasuki musim ketiga pada bulan Juni 2010 ini. Dalam proses produksi, Brenda bekerja sama dengan sejumlah sutradara, termasuk Brandon Priestley, aktor yang pernah populer di serial remaja Beverly Hills 90210, yang menyutradarai sejumlah episode serial ini.
Walau kurang mendapat sambutan para kritikus, serial ini digemari penonton dan menduduki rating tertinggi di saluran ABC Family dengan rata-rata penonton 2,82 juta dan episode terakhir musim pertama mengalahkan Gossip Girl dengan jumlah penonton 4,5 juta.  Hingga saat ini, penghargaan yang dimenangkan serial ini adalah Serial TV Terbaik di Musim Panas dari Teen Choice Award 2008; Aktor Pendatang Terbaik dan Aktor Terbaik di Serial TV Musim Panas untuk Daren Kagasoff dari Teen Choice Award 2009; Drama Terbaik dari Gracie Allen Award 2009; Aktris Pendatang Baru Terbaik di Serial Drama dari Gracie Allen Award 2010 untuk Shailene Woodley, dan telah mendapat sejumlah nominasi untuk kategori lain di Teen Choice Awards dan Gracie Allen Award tahun 2009-2010.

Menjamurnya lokalisasi, warung remang-remang, hotel “short time” atau losmen “esek-esek”, salon plus plus, panti pijat plus, sauna plus, karaoke plus plus, atau diskotek dengan layanan khusus/VIP, setidaknya bisa dijadikan cermin perilaku (seks) masyarakat kita. Layaknya hukum dagang yang mengacu pada permintaan dan penawaran, demikian juga yang terjadi dalam layanan plus-plus. Tingginya jumlah pria hidung belang, maka menjamur pula wanita jalang pemburu uang.
“Industri” seks pun merambah berbagai profesi: kapster, SPG, conter girl, sales marketing, hostes, caddy, bartender, waitress restoran, scoregirl, sekretaris, fotomodel, peragawati, artis, mahasiswi hingga siswi, siap menjadi gadis-gadis order, yang siap “dibawa” para “kumbang”.
Terjunnya mereka di dunia seks komersial umumnya dilatarbelakangi ekonomi, meski ada juga yang awalnya yang “terlanjur” karena pernah jadi korban “lelaki”. Bahkan, faktanya dalam hal melacurkan diri ini, kini bukan hanya persoalan perut, bukan soal “menafkahi” keluarga, namun sudah perkara memenuhi gaya hidup. Hedonisme menjadikan mereka memburu kesenangan belaka. Asal bisa gonta ganti hp dan kendaraan, membeli busana bermerek dan aksesori mahal, mereka rela mengorbankan kehormatan diri atau menjadi simpanan bos-bos dan om-om.
Tuturan di atas baru sebatas “jual beli”. Yang melakukan seks atas dasar suka sama suka, sex just for fun, atau sekadar mencari kepuasan pribadi, tentunya lebih banyak. Remaja/wanita hamil di luar nikah ada di kanan kiri kita, perselingkuhan sudah sering kita dengar, video mesum juga sudah bukan berita heboh lagi. Masyarakat seakan sudah abai atau malah justru permisif. Jika dahulu orang tua seperti dicoreng aibnya ketika anak perempuannya hamil di luar nikah, sekarang banyak orang tua yang justru bersikap biasa saja, bahkan cuek.
Pacaran zaman sekarang juga jauh lebih “canggih”, karena remaja sekarang lebih paham tentang hal-hal yang terkait reproduksi, bahkan paham bagaimana menghindari cara dan waktu berhubungan seks yang berpotensi kehamilan.
Tak berhenti hingga di sini. Seks bebas juga berkembang menjadi perilaku seks menyimpang: pesta seks, arisan seks, private party, incest (hubungan seks sedarah), hingga homoseksual. Lebih ironis, komunitas “maho” (manusia homo) berkedok demokrasi seks malah melembaga di negeri ini, mewujud dalam organisasi GAYa NUSANTARA.
Padahal, yang namanya kasus-kasus menyimpang soal seks seperti fenomena gunung es; di permukaan saja sudah memiriskan hati, apalagi yang tidak tampak. Perkembangan teknologi (TV, internet, HP, dsb) yang mengekspos budaya mempertontonkan aurat menjadi sarana “ampuh” dalam menimbun hasrat seksual para remaja. Alih-alih disalurkan pada tempatnya (baca: menikah), yang terjadi, kejahatan seksual seperti pemerkosaan dan sodomi, malah merebak di mana-mana.
Sistem pendidikan yang menempatkan agama sebagai suplemen, menjadikan anak bangsa ini miskin ilmu dan iman. Hal ini juga didukung dengan lemahnya pengawasan orang tua dan minimnya amar ma’ruf nahi mungkar.
Ironi memang sedemikian bebasnya seks bebas di negeri yang mayoritas muslim ini. Bagi orang tua yang membiarkan putrinya bebas bergaul dengan laki-laki, bagi “ustadz-ustadz cinta” yang menghalalkan pacaran, bagi “dai-dai gaul” yang diam seribu bahasa dengan maraknya perzinaan di negeri ini, sadarlah, seks bebas mengepung kita!